Jumat, 06 Maret 2020

Solid Berjangka | Pertama Kali Sejak 2017, Harga Minyak Brent ke Bawah Level US$50 per Barel

Pertama Kali Sejak 2017, Harga Minyak Brent ke Bawah Level US$50 per Barel - Solid Berjangka 

SOLID BERJANGKA PALEMBANG - Harga minyak mentah bergerak lebih stabil pada perdagangan di Asia pagi ini, ketika para investor mencari kejelasan tentang apakah Rusia akan menyetujui usulan OPEC soal pemangkasan produksi dalam jumlah yang besar guna memerangi dampak wabah penyakit virus corona (Covid-19).

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak April 2020 naik 16 sen menjadi US$46,06 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 10.11 pagi waktu Sydney.

Para menteri negara-negara yang tergabung dalam OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) memperpanjang proposal awal mereka untuk pengurangan pasokan sebesar 1,5 juta barel per hari hingga akhir tahun, menurut para delegasi.

Namun, pengurangan tersebut masih bergantung pada dukungan Rusia, yang sejauh ini belum terbukti. Di sisi lain, Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo menyampaikan jaminan komitmen kartel minyak ini untuk menstabilkan pasar minyak, tetapi sentimen tetap rapuh.

Ketidakpastian soal dukungan Rusia tersebut menyeret harga minyak WTI kontrak April ditutup merosot 1,9 persen atau 88 sen di level US$45,90 per barel pada perdagangan Kamis (5/3).

Harga minyak Brent untuk kontrak Mei 2020 bahkan anjok 2,2 persen atau US$1,14 ke level US$49,99 per barel di ICE Futures Europe Exchange, level di bawah US$50 untuk pertama kalinya sejak Juli 2017.

Kebutuhan bagi OPEC dan aliansinya (OPEC+) untuk membatasi pasokan akan lebih mendesak tahun ini karena pasar global terbebani kekhawatiran akan wabah virus corona yang juga mengurangi permintaan minyak.OPEC memperkirakan pertumbuhan permintaan minyak hanya sebesar 480.000 barel per hari tahun ini, turun dari perkiraan 990.000 barel yang dibuat bulan lalu.

Bank-bank besar dan konsultan di Wall Street bahkan mengantisipasi permintaan minyak global yang berkontraksi pada 2020, untuk keempat kalinya dalam hampir empat dekade - SOLID BERJANGKA

Baca Juga : 
Solid Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka
Solid Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar
Solid Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Berjangka | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial
Solid Berjangka | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Berjangka | Luar Biasa Solid Gold Berjangka
Solid Berjangka | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan
Solid Berjangka | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh
Solid Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan
Solid Berjangka | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Berjangka | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan
Solid Berjangka | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial
Solid Berjangka | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Berjangka | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih
Solid Berjangka | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Berjangka | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif
Solid Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi
Solid Berjangka | Perang Dagang Buat Emas Berkilau
Solid Berjangka | Harga Emas Anjlok
Solid Berjangka | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini
Solid Berjangka | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan
Solid Berjangka | Olein Akan Meningkat di 2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar