Harga Emas Diprediksi Melemah Pekan Depan, Simak Rekomendasinya - Solid Gold
SOLID GOLD PALEMBANG - Harga emas diprediksi melemah pada pekan depan seiring dengan membaiknya data ekonomi Amerika Serikat, sehingga turut meningkatkan dolar AS.
Pada penutupan perdagangan Jumat atau Sabtu pagi WIB, harga emas spot anjlok 1,36 persen atau 27,99 poin menjadi US$2.035,55 per troy ounce. Hari itu, harga emas fluktuatif dan bergerak di rentang US$2.015,58 - US$2.075,47, yang artinya sempat mencatatkan rekor tertinggi baru.
Sepanjang tahun berjalan, harga emas sudah menguat 34,16 persen. Adapun, koreksi harga emas sejalan dengan rebound dolar AS.Akhir pekan ini, indeks dolar AS ditutup menguat 0,7 persen atau 0,647 poin menjadi 93,435, setelah bergerak di rentang 92,763 - 93.623. Sepanjang 2020, ndeks dolar AS koreksi 3,06 persen.
Laporan Valbury Asia Futures menyebutkan harga emas langsung turun lebih dari 2 persen setelah laporan pertumbuhan pekerjaan AS yang lebih baik dari perkiraam mendorong penguatan dolar AS.
Valbury merekomensasikan jual harga emas di harga US$2.033, dan stop loss di US$2.043. Target harga antara US$2.015 dan US$2.005.Harga emas global beberapa kali mencatatkan rekor tertinggi baru pada pekan ini.
Namun, membaiknya data tenaga kerja Amerika Serikat menumbuhkan rasa optimistis soal pemulihan ekonomi.Laporan Monex Investindo Futures menyebutkan harga emas kembali mencetak level tertinggi baru pada awal perdagangan hari Jumat dan berada di jalur untuk kenaikan mingguan kesembilan beruntun.
Kenaikan harga emas ditopang meningkatnya permintaan yang disebabkan melemahnya dolar AS, turunnya yield Treasury AS, dan kekhawatiran terhadap pelemahan ekonomi global seiring melonjaknya kasus virus corona.
Namun, dolar AS berbalik menguat setelah rilis data tenaga kerja AS yang menjadi fokus pasar pekan ini. Harga emas pun sebaliknya mengalami kejatuhan.Data Non-Farm Payroll AS dilaporkan 1,763 juta orang, turun signifikan dari sebelumnya 4,8 juta orang pada laporan bulan Juli. Walau di atas ekspektasi 1,53 juta orang, hasil data ini menunjukkan kekhawatiran bahwa optimisme ekonomi AS sudah pada batasnya - PT SOLID GOLD
sumber : bisnis market
Pada penutupan perdagangan Jumat atau Sabtu pagi WIB, harga emas spot anjlok 1,36 persen atau 27,99 poin menjadi US$2.035,55 per troy ounce. Hari itu, harga emas fluktuatif dan bergerak di rentang US$2.015,58 - US$2.075,47, yang artinya sempat mencatatkan rekor tertinggi baru.
Sepanjang tahun berjalan, harga emas sudah menguat 34,16 persen. Adapun, koreksi harga emas sejalan dengan rebound dolar AS.Akhir pekan ini, indeks dolar AS ditutup menguat 0,7 persen atau 0,647 poin menjadi 93,435, setelah bergerak di rentang 92,763 - 93.623. Sepanjang 2020, ndeks dolar AS koreksi 3,06 persen.
Laporan Valbury Asia Futures menyebutkan harga emas langsung turun lebih dari 2 persen setelah laporan pertumbuhan pekerjaan AS yang lebih baik dari perkiraam mendorong penguatan dolar AS.
Valbury merekomensasikan jual harga emas di harga US$2.033, dan stop loss di US$2.043. Target harga antara US$2.015 dan US$2.005.Harga emas global beberapa kali mencatatkan rekor tertinggi baru pada pekan ini.
Namun, membaiknya data tenaga kerja Amerika Serikat menumbuhkan rasa optimistis soal pemulihan ekonomi.Laporan Monex Investindo Futures menyebutkan harga emas kembali mencetak level tertinggi baru pada awal perdagangan hari Jumat dan berada di jalur untuk kenaikan mingguan kesembilan beruntun.
Kenaikan harga emas ditopang meningkatnya permintaan yang disebabkan melemahnya dolar AS, turunnya yield Treasury AS, dan kekhawatiran terhadap pelemahan ekonomi global seiring melonjaknya kasus virus corona.
Namun, dolar AS berbalik menguat setelah rilis data tenaga kerja AS yang menjadi fokus pasar pekan ini. Harga emas pun sebaliknya mengalami kejatuhan.Data Non-Farm Payroll AS dilaporkan 1,763 juta orang, turun signifikan dari sebelumnya 4,8 juta orang pada laporan bulan Juli. Walau di atas ekspektasi 1,53 juta orang, hasil data ini menunjukkan kekhawatiran bahwa optimisme ekonomi AS sudah pada batasnya - PT SOLID GOLD
sumber : bisnis market
Baca Juga :
Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka
Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar
Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial
Solid Gold | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Luar Biasa Solid Gold Berjangka
Solid Gold | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan
Solid Gold | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh
Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan
Solid Gold | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan
Solid Gold | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial
Solid Gold | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih
Solid Gold | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif
Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi
Solid Gold | Perang Dagang Buat Emas Berkilau
Solid Gold | Harga Emas Anjlok
Solid Gold | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini
Solid Gold | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan
Solid Gold | Olein Akan Meningkat di 2020
Tidak ada komentar:
Posting Komentar