Selasa, 01 Maret 2022

PT Solid Gold | Terpicu Ancaman Nuklir Rusia, Dolar AS Melambung

Terpicu Ancaman Nuklir Rusia, Dolar AS Melambung - PT Solid Gold

PT SOLID GOLD PALEMBANG - Dolar AS melambung tinggi dibandingkan dengan mata uang lainnya dengan indeks dolar AS menembus 97 poin lantaran dipicu dampak konflik antara Ukraina dan Rusia yang makin dalam. Mengutip data Bloomberg, Senin (28/2/2022), indeks dolar AS melambung 0,75 persen ke level 97,33. Krone Norwegia dan krone Swedia melorot lebih dari 2 persen, mencatat kinerja terburuk di antara mata uang negara-negara G-10 dan pedagang bersiap risikonya melebar sampai ke Asia.

Lonjakan pada indeks dolar AS terjadi setelah negara-negara Barat meningkatkan sanksi kepada Rusia atas serangannya ke Ukraina. Para investor kemudian mulai mencari aset perlindungan seiring dengan volatilitas pasar yang melonjak, yang menambah tekanan pada inflasi global.

Selain itu, Obligasi Global juga reli, dengan imbal hasil Treasury AS untuk tenor 10 tahun turun 5 basis poin menadi 1,91 persen. Sementara, imbal hasil obligasi pemerintah Australia tenor 10 tahun merosot 10 basis poin.

anda-tanda ketegangan dari pasar uang juga makin jelas dengan pada awal perdagangan Senin terlihat spreadnya melebar untk kontrak jangka pendek euro-dollar. Kesenjangan antara suku bunga Libor dan Fed juga melemah 9 basis poin untuk kontrak satu bulan, terbesar sejak Maret 2020. Saat ini, investor tengah memusatkan perhatian pada keputusan negara-negara Barat untuk mengecualikan beberapa bank Rusia yang ditendan dari platform SWIFT. Platform tersebut digunakan untuk transaksi bernilai triliunan dolar di seluruh dunia. Pasalnya, Ahli Strategi Credit Suisse Group AG Zoltan Pozsar mengatakan, larangan penggunaan SWIFT aan mengakibatkan pembayaran terlewat dan ada lubang raksasa dalam sistem perbankan Internasional. Otoritas moneter harus memulai kembali operasi harian untuk menyuntikkan dolar AS ke pasar.


Saat ini, investor tengah memusatkan perhatian pada keputusan negara-negara Barat untuk mengecualikan beberapa bank Rusia yang ditendan dari platform SWIFT. 

Platform tersebut digunakan untuk transaksi bernilai triliunan dolar di seluruh dunia. Pasalnya, Ahli Strategi Credit Suisse Group AG Zoltan Pozsar mengatakan, larangan penggunaan SWIFT aan mengakibatkan pembayaran terlewat dan ada lubang raksasa dalam sistem perbankan Internasional. Otoritas moneter harus memulai kembali operasi harian untuk menyuntikkan dolar AS ke pasar. - PT SOLID GOLD 

Baca Juga : 

PT Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar

PT Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial

PT Solid Gold | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Luar Biasa Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan

PT Solid Gold | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh

PT Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan

PT Solid Gold | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan

PT Solid Gold | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial

PT Solid Gold | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih

PT Solid Gold | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif

PT Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi

PT Solid Gold | Perang Dagang Buat Emas Berkilau

PT Solid Gold | Harga Emas Anjlok

PT Solid Gold | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini

PT Solid Gold | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan

PT Solid Gold | Olein Akan Meningkat di 2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar