Rupiah Berbalik Melemah Dihantui Data Ekonomi AS - Solid Berjangka
SOLID BERJANGKA PALEMBANG - Nilai tukar rupiah berbalik melemah pada penutupan perdagangan Kamis seiring dengan kembali sentimen negatif di pasar keuangan akibat kontraksi data perekonomian Amerika Serikat.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah parkir di level Rp15.640 per dolar AS, terkoreksi 0,42 persen atau 65 poin. Pelemahan tersebut menjadi kinerja harian terburuk keempat tepat di bawah rupee yang melemah 0,56 persen, ringgit turun 0,88 persen, dan won yang terkoreksi 0,93 persen.
Padahal pada penutupan perdagangan sebelumnya, rupiah ditutup di level Rp15.565 per dolar AS. Dengan demikian, rupiah telah terkoreksi 12,79 persen secara year to date.
Adapun, dalam perdagangan yang sama, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback di hadapan sekeranjang mata uang utama bergerak menguat 0,45 persen ke level 99,91.
Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan data penjualan ritel AS periode Maret 2020 yang turun dalam 8,7 persen menjadi sentimen negatif di pasar yang menjauhi investor dari aset-aset berisiko, termasuk rupiah. Pasalnya penurunan penjualan ritel tersebut merupakan yang terdalam sejak 1992.
Tidak hanya itu, indeks manufaktur di wilayah New York, AS juga terjun bebas ke posisi -78,2. Bahkan, laporan Bank Sentral AS juga menunjukkan perekonomian terbesar dunia itu akan semakin memburuk ke depan, termasuk tingkat pengangguran yang akan terus naik, akibat terhentinya aktivitas ekonomi karena wabah pandemi Covid-19.
Sementara itu, Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan pasar sedikit kecewa terhadap pernyataan Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani Indrawati terkait dengan ekspektasi buruknya ekonomi Indonesia karena pandemi Covid-19 sehingga pertumbuhan ekonomi bisa negatif.
Di sisi lain, Bank Indonesia begitu optimistis dengan fundamental ekonomi dalam negeri yang cukup tangguh dan berulang kali memberikan informasi yang positif terhadap pasar. - SOLID BERJANGKA
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah parkir di level Rp15.640 per dolar AS, terkoreksi 0,42 persen atau 65 poin. Pelemahan tersebut menjadi kinerja harian terburuk keempat tepat di bawah rupee yang melemah 0,56 persen, ringgit turun 0,88 persen, dan won yang terkoreksi 0,93 persen.
Padahal pada penutupan perdagangan sebelumnya, rupiah ditutup di level Rp15.565 per dolar AS. Dengan demikian, rupiah telah terkoreksi 12,79 persen secara year to date.
Adapun, dalam perdagangan yang sama, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback di hadapan sekeranjang mata uang utama bergerak menguat 0,45 persen ke level 99,91.
Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan data penjualan ritel AS periode Maret 2020 yang turun dalam 8,7 persen menjadi sentimen negatif di pasar yang menjauhi investor dari aset-aset berisiko, termasuk rupiah. Pasalnya penurunan penjualan ritel tersebut merupakan yang terdalam sejak 1992.
Tidak hanya itu, indeks manufaktur di wilayah New York, AS juga terjun bebas ke posisi -78,2. Bahkan, laporan Bank Sentral AS juga menunjukkan perekonomian terbesar dunia itu akan semakin memburuk ke depan, termasuk tingkat pengangguran yang akan terus naik, akibat terhentinya aktivitas ekonomi karena wabah pandemi Covid-19.
Sementara itu, Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan pasar sedikit kecewa terhadap pernyataan Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani Indrawati terkait dengan ekspektasi buruknya ekonomi Indonesia karena pandemi Covid-19 sehingga pertumbuhan ekonomi bisa negatif.
Di sisi lain, Bank Indonesia begitu optimistis dengan fundamental ekonomi dalam negeri yang cukup tangguh dan berulang kali memberikan informasi yang positif terhadap pasar. - SOLID BERJANGKA
Baca Juga :
Solid Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka
Solid Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar
Solid Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Berjangka | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial
Solid Berjangka | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Berjangka | Luar Biasa Solid Gold Berjangka
Solid Berjangka | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan
Solid Berjangka | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh
Solid Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan
Solid Berjangka | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Berjangka | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan
Solid Berjangka | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial
Solid Berjangka | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Berjangka | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih
Solid Berjangka | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Berjangka | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif
Solid Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi
Solid Berjangka | Perang Dagang Buat Emas Berkilau
Solid Berjangka | Harga Emas Anjlok
Solid Berjangka | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini
Solid Berjangka | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan
Solid Berjangka | Olein Akan Meningkat di 2020

Tidak ada komentar:
Posting Komentar