Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 20 April 2020 - Solid Gold
SOLID GOLD PALEMBANG - Rupiah menunjukkan taji sepanjang pekan lalu dengan penguatan cukup signifikan.
Sepanjang pekan lalu, kurs rupiah bergerak di kisaran 15.465 s.d 15.630. Pada Jumat (17/4/2020), rupiah menguat tajam 175 poin atau 1,12 persen ke level Rp15.465 per dolar AS. Level tersebut merupakan yang terbaik dalam sebulan terakhir.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tidak serta merta gembira dengan penguatan kurs rupiah. Dia menilai rupiah dan mata uang dunia bergerak volatil selama pandemi Covid-19.
Dia menambahkan, volatilitas sangat tajam terjadi pada akhir Maret 2020. "Kami akan pantau secara hati-hati pada April-Mei, baik dari sisi perkembangan pasar uang di dalam dan luar negeri," ujarnya saat pemaparan APBN Kita, Jumat.
Analis Monex Investindo Futures Andian dalam publikasi risetnya menyampaikan aset-aset berisiko mencatat penguatan pada akhir pekan lalu di tengah pelemahal dolar AS.
Dolar AS melemah setelah Presiden AS, Donald Trump kembali mengumumkan rencana pencabutan pembatasan sosial di AS di awal bulan Mei 2020.Namun demikian, ada kemungkinan pencabutan pembatasan sosial New York akan di tunda hingga 15 Mei. Hal ini memicu sebagian pelaku pasar melepas aset likuid dolar AS untuk menempatkan posisi pada aset-aset berisiko. - PT SOLID GOLD
Sepanjang pekan lalu, kurs rupiah bergerak di kisaran 15.465 s.d 15.630. Pada Jumat (17/4/2020), rupiah menguat tajam 175 poin atau 1,12 persen ke level Rp15.465 per dolar AS. Level tersebut merupakan yang terbaik dalam sebulan terakhir.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tidak serta merta gembira dengan penguatan kurs rupiah. Dia menilai rupiah dan mata uang dunia bergerak volatil selama pandemi Covid-19.
Dia menambahkan, volatilitas sangat tajam terjadi pada akhir Maret 2020. "Kami akan pantau secara hati-hati pada April-Mei, baik dari sisi perkembangan pasar uang di dalam dan luar negeri," ujarnya saat pemaparan APBN Kita, Jumat.
Analis Monex Investindo Futures Andian dalam publikasi risetnya menyampaikan aset-aset berisiko mencatat penguatan pada akhir pekan lalu di tengah pelemahal dolar AS.
Dolar AS melemah setelah Presiden AS, Donald Trump kembali mengumumkan rencana pencabutan pembatasan sosial di AS di awal bulan Mei 2020.Namun demikian, ada kemungkinan pencabutan pembatasan sosial New York akan di tunda hingga 15 Mei. Hal ini memicu sebagian pelaku pasar melepas aset likuid dolar AS untuk menempatkan posisi pada aset-aset berisiko. - PT SOLID GOLD
Baca Juga :
Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka
Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar
Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial
Solid Gold | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Luar Biasa Solid Gold Berjangka
Solid Gold | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan
Solid Gold | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh
Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan
Solid Gold | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan
Solid Gold | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial
Solid Gold | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih
Solid Gold | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif
Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi
Solid Gold | Perang Dagang Buat Emas Berkilau
Solid Gold | Harga Emas Anjlok
Solid Gold | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini
Solid Gold | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan
Solid Gold | Olein Akan Meningkat di 2020
Tidak ada komentar:
Posting Komentar