Jumat, 04 Desember 2020

Solid Berjangka | Kabar Vaksin Bikin Prospek Ekonomi Cerah, Rupiah Berpotensi Melemah

Kabar Vaksin Bikin Prospek Ekonomi Cerah, Rupiah Berpotensi Melemah - Solid Berjangka 

SOLID BERJANGKA PALEMBANG - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi melanjutkan pelemahan pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (4/12/2020). Perkembangan vaksin di Inggris dan pemberian stimulus di Amerika Serikat bakal menjadi sentimen negatif bagi rupiah.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan bahwa rupiah berpotensi menetap di zona merah pada pembukaan  perdagangan kali ini, melanjutkan pelemahan dari perdagangan sebelumnya.

Mata uang rupiah kemungkinan dibuka melemah sebesar 5-70 point di level Rp14.110 per dolar AS hingga  Rp14.180 per dolar AS,” ujar Ibrahim seperti dikutip dari keterangan resminya, Jumat.

Adapun, pada penutupan perdagangan Kamis rupiah ditutup di level Rp14.140 per dolar AS, terkoreksi 0,11 persen di saat hampir semua mata uang Asia berhasil menguat melawan greenback.

Ibrahim menjelaskan bahwa sentimen penggerak rupiah didukung oleh optimisme pasar terhadap paket stimulus fiskal dari Amerika Serikat.

Anggota parlemen dapat meluncurkan paket fiskal untuk mendukung ekonomi Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan Pemimpin Minoritas Senat AS dari Partai Demokrat Chuck Schumer dalam kesepakatan stimulus bipartisan senilai US$908 miliar yang mencakup dukungan untuk usaha kecil dan pengangguran Amerika. Kesepakatan itu harus digunakan sebagai dasar untuk negosiasi segera.

Kabar tersebut juga didukung oleh Inggris yang menyetujui otorisasi penggunaan darurat sementara untuk vaksin Pfizer dan mitra pengembangan BioNTech.

Dari dalam negeri, pergerakan rupiah didukung oleh membaiknya ekonomi di Kuartal IV/2020. Hal ini membuat pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi 2021 akan 
berada di kisaran 4,8 persen hingga 5,8 persen.

Optimisme pertumbuhan ekonomi tidak terlepas dari rasa optimisme terhadap perkembangan ekonomi secara global pada 2021 akan tumbuh positif hingga 5 persen, setelah terkontraksi 3,8 persen pada tahun ini. 

Sinyal pemulihan ini terlihat dari perbaikan ekonomi di banyak negara, termasuk China dan Amerika Serikat (AS), didukung stimulus fiskal dan moneter serta mulai meningkatnya mobilitas manusia dan aktivitas perekonomian akibat ditemukannya vaksin covid-19 - SOLID BERJANGKA

Baca Juga : 
Solid Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka
Solid Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar
Solid Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Berjangka | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial
Solid Berjangka | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Berjangka | Luar Biasa Solid Gold Berjangka
Solid Berjangka | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan
Solid Berjangka | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh
Solid Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan
Solid Berjangka | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Berjangka | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan
Solid Berjangka | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial
Solid Berjangka | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Berjangka | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih
Solid Berjangka | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Berjangka | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif
Solid Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi
Solid Berjangka | Perang Dagang Buat Emas Berkilau
Solid Berjangka | Harga Emas Anjlok
Solid Berjangka | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini
Solid Berjangka | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan
Solid Berjangka | Olein Akan Meningkat di 2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar