Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, Senin 7 Desember - Solid Gold
SOLID GOLD PALEMBANG - Nilai tukar rupiah diperkirakan menguat menembus angka di bawah Rp14.000 dalam waktu dekat.
Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan dalam jangka pendek, level support rupiah memang masih di kisaran Rp14.000 dengan mempertimbangkan beberapa sentimen yang bervariasi mempengaruhi sentimen risiko.
Namun demikian, sentimen positif terbatasi oleh perkembangan jumlah kasus COVID-19 dalam beberapa waktu terakhir yang mencatatkan rekor kasus baru hariannya.
Hal tersebut terlihat pada pergerakan rupiah pada Jumat yang cenderung menguat 0,25 persen atau 35 poin ke level Rp14.105 per dolar AS.
Hal ini didukung oleh penguatan pasar SBN (Surat Berharga Negara) terindikasi dari penurunan imbal hasil atau yield SUN (Surat Utang Negara) 10 tahun sebesar 1-2bps ke level 6,19 persen. Di sisi lain, IHSG tercatat terkoreksi 0,21 persen atau 12,46 poin ke level 5.810,48.
Pada penutupan perdagangan pekan lalu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback di hadapan sekeranjang mata uang utama memang melemah 0,1 persen atau 0,013 poin ke posisi 90,701.
Dalam jangka pendek ini, pelaku pasar dinilai Josua akan mencermati beberapa rilis data ekonomi AS seperti non-farm payroll, tingkat pengangguran, neraca perdagangan, factory orders dan durable goods order.
Rilis data ekonomi AS yang positif mengindikasikan berlanjutnya pemulihan ekonomi AS berpotensi mendorong pelemahan dolar AS terhadap mata uang utama sehingga mendorong ruang penguatan mata uang Asia termasuk rupiah.
Namun dalam jangka pendek ini rupiah diperkirakan akan berada di kisaran 14.050-14.200,” imbuhnya.Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan pemulihan ekonomi dapat terbantu oleh sentimen terhadap aset berisiko yang sedang positif.
Hal ini ditambah dengan sentimen dengan uji keberhasilan vaksin Covid-19 dan pergerakan indeks dolar AS yang melemah, hal-hal tersebut diatas dianggapnya membantu pergerakan positif pada mata uang rupiah.
Ariston juga mengakui bahwa kenaikan kasus Covid-19 menjadi beban untuk laju penguatan rupiah.
Tetapi, laju aliran modal masuk dari eksternal membuat sentimen mata uang garuda positif sehingga berpeluang bisa menguat.
Sentimen di atas membantu pemulihan ekonomi ke depan. Tembus Rp14.000 tinggal menunggu waktu,” ungkapnya.
Dia menilai jika pasar optimis pemulihan terjadi, aliran dana akan masuk ke risky country termasuk Indonesia sehingga rupiah akan menguat.
Sisa tahun ini, mungkin saja bisa tembus (Rp14.000) sambungnya Dia beranggapan pergerakan rupiah yang stabil justru baik untuk bisnis karena pelaku bisnis bisa mengkalkulasi biaya ke depan tanpa takut perbedaan hitungan akibat risiko nilai tukar - PT SOLID GOLD
sumber : bisnis market
Baca Juga :
Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka
Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar
Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial
Solid Gold | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Luar Biasa Solid Gold Berjangka
Solid Gold | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan
Solid Gold | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh
Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan
Solid Gold | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan
Solid Gold | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial
Solid Gold | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih
Solid Gold | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif
Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru
Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi
Solid Gold | Perang Dagang Buat Emas Berkilau
Solid Gold | Harga Emas Anjlok
Solid Gold | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini
Solid Gold | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan
Solid Gold | Olein Akan Meningkat di 2020

Tidak ada komentar:
Posting Komentar